Al-Qassam Beri Waktu 24 Jam pada Israel untuk Respon Tuntutan Tawanan

hamasinfoislami - Gaza – Sayap militer Gerakan Perlawanan Islam Hamas, Brigade al-Qassam memberi waktu 24 jam kepada penjajah Zionis untuk memenuhi tuntutan para tawanan. Al-Qassam menegaskan pihaknya akan memperbarui daftar yang berkaitan dengan perjanjian pertukaran tawanan, dengan menambah 30 tawanan setiap hari keterlambatan penjajah Zionis merespon tuntutan para tawanan.

Jurubicara Militer Brigade al-Qassam, Abu Ubaidah, Selasa (2/5/2017) mengatakan bahwa Brigade al-Qassam telah memutuskan bahwa penjajah Zionis harus membayar setiap hari keterlambatan dalam merespon tuntutan para tawanan. Bahwa al-Qassam akan memperbarui daftar berkaitan dengan pertukaran tawanan, dengan menambah 30 tawanan setiap hari keterlambatan penjajah Zionis dalam merespon tuntutan para tawanan.

Hal ini ditegaskan Abu Ubaidah terkait ketidak pedulian penjajah Zionis terhadap tuntutan para tawanan yang melakukan aksi mogok makan sejak 17 April lalu secara berturut-turut di penjara Zionis. Abu Ubaidah menambahkan, “Sebagaimana kami telah berjanji kepada para tawanan dan rakyat Palestina, kami akan terus setia dengan isu Palestina, kami senantiasa mengusung panji-panjinya, berjuang hingga Allah izinya para tawanan mendapatkan kebebasan dari belenggu kedzaliman dan tirani penjajah.”

Pernyataan ini dikeluarkan Abu Ubaidah sehari setelah PM Zionis Benjamin Netanyahu mengakui bahwa serdadunya yang disandera di Jalur Gaza masih hidup. Dia berjanji akan memulangkan kembali serdadunya tersebut dari Jalur Gaza ke Israel.

Dia mengatakan, "Saya berjanji bahwa pikiran kita tidak akan beristirahat, dan kita tidak tenang, sampai kita memulangkan kembali tentara kita yang pejuang, Hadar Golden dan Oron Shaul ke Israel."

Pada awal Arpil 2016 lalu Brigade al-Qassam mengumumkan bahwa pihaknya penyandera 4 serdadu Zionis, termasuk Golden dan Oron yang disandera dalam agresi Zionis ke Jalur Gaza tahun 2014 lalu. Al-Qassam menegaskan bahwa penjajah Zionis tidak akan mendapatkan informasi apapun tentang mereka tanpa membayar harga mereka. Abu Ubaidah menegaskan bahwa Zionis tidak akan mendapatkan informasi apapun tentang mereka sebelum membayar dengan harga yang jelas sebelum perundingan dan setelahnya.

Abu Ubaidah menegaskan dukungan al-Qassam kepada aksi mogok makan yang dilakukan para tawanan Palestina di penjara-penjara Zionis. Yang sedang berjuang melawan arogansi musuh dengan tekad baja mereka dan dengan perut-perut kosongnya. “Ketahuilah, Brigade al-Qassam bersama kalian dan rakyat bersama kalian. Dekat dengan derita dan harapan kalian. Kami perjuangan isu kalian dan kami dukung tuntutan kalian dengan segala potensi,” tegas Abu Ubaidah yang ditujukan kepada para tawanan yang melakukan aksi mogok makan di penjara-penjara Zionis.

Sekitar 1500 tawanan Palestina di penjara Zionis melakukan aksi mogok makan terbuka sejak hari Senin (17/4/2017) lalu, bersamaan dengan Hari Tawanan Palestina. Aksi ini mereka lakukan untuk menuntut hak-hak kemanusiaan yang dirampas pihak penjara Zionis, hak-hak yang mereka dapatkan sebelumnya melalui sejumlah aksi mogok di penjara Zionis. Secara bertahap, jumlah tawanan yang melakukan mogok makan terus bertambah dari hari ke hari.

Saat ini ada sekitar 6500 tawanan Palestina mendekam di penjara Zionis, 57 di antaranya adalah wanita, 300 anak-anak, 500 tahanan administratif (tanpa tuduhan dan proses hukum dan bisa diperpanjang berkali-kali kapa saja0, dan 1800 tawanan dalam kondisi sakit. (sumber: infopalestina.com)

author
No Response

Leave a reply "Al-Qassam Beri Waktu 24 Jam pada Israel untuk Respon Tuntutan Tawanan"