Apa Itu Ramadhan

No comment 795 views

Ramadan wallpaper6infoIslami - Allah SWT menyebutkan keutamaan bulan Ramadhan atas segala bulan lainnya, yakni Dia memilih bulan ini sebagai waktu diturunkannya Al-Qur`an Al-Karim. Sementara Al-Qur`an adalah penyebab petunjuk bagi seluruh manusia. Di dalamnya di sebutkan aneka bukti dan dalil yang jelas bagi orang yang memahaminya dan merenungkannya. Semua bukti dan dalil itu pun menunjukkan kebenaran petunjuk yang dibawa oleh Al-Qur`an. Maka, jadilah Al-Qur`an pembeda antara yang benar dan yang salah, juga antara yang halal dan yang haram.

شهر رمضان الذي أنزل فيه القرآن هدى للناس وبينات من الهدى والفرقان

(Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al-Qur`an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). (Al-Baqarah: 185)

 

Setelah menjelaskan keutamaan dan keagungan bulan Ramadhan, Allah SWT menegaskan kepada kaum Mukmin bahwa orang yang bertemu dengan bulan yang penuh berkah ini mau tidak mau harus berpuasa.

فمن شهد منكم الشهر فليصمه

Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, (Al-Baqarah: 185)

 

Sedangkan orang sakit yang sama sekali tidak sanggup berpuasa akibat sakitnya, ataupun musafir yang kesulitan berpuasa, mendapat rukhshah (dispensasi) untuk tidak berpuasa, dengan syarat mengganti puasa yang luput itu pada selain bulan Ramadhan, tentunya setelah si sakit kembali sehat, dan setelah si musafir menetap lagi di kampung halamannya. Allah SWT pun menerangkan bahwa rukhshah bagi orang sakit dan musafir ini Dia berikan karena Dia hendak mempermudah para hamba-Nya, bukan mempersulit.

ومن كان مريضا أو على سفر فعدة من أيام أخر يريد الله بكم اليسر ولا يريد بكم العسر

... dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah ia berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. (Al-Baqarah: 185)

 

Selanjutnya, menurut penafsiran Ibnu Abbas RA, Allah SWT memerintahkan kita agar mencukupkan bilangan hari-hari selama kita tidak berpuasa itu. Ada yang berpendapat bahwa Allah SWT memerintahkan kita mencukupkan bilangan hari-hari puasa di bulan Ramadhan agar tidak menambah apa yang diwajibkan oleh Allah SWT kepada kita seperti kelakuan orang Kristen.

ولتكمل العدة

Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya... (Al-Baqarah: 185)

 

Terakhir, Allah SWT mengimbau kaum Mukmin agar melaksanakan kewajiban bertakbir sejak melihat hilal bulan Syawwal, saat berakhirnya bulan Ramadhan. Takbir ini dilakukan sebagai ungkapan syukur kepada Allah SWT atas petunjuk dan taufik-Nya bagi kita sehingga dapat berpuasa pada siang hari bulan Ramadhan dan shalat malam pada malam-malamnya.

ولتكبروا الله على ما هداكم ولعلكم تشكرون

... dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. (Al-Baqarah: 185)

 

Syukur kami kepada-Mu, ya Rabb. Jadikanlah kami termasuk para hamba-Mu yang bersyukur. (dgon/infoislami)

author
No Response

Leave a reply "Apa Itu Ramadhan"