Kedubes Mesir di Indonesia Diguncang Ribuan Massa Anti Tirani

Logo KomnasKDM

infoislami - Jakarta - Sejak pukul 12.30 wib tadi, selepas shalat zhuhur di Masjid Agung Sunda Kelapa, ribuan orang dari sejumlah elemen masyarakat bergerak menuju Kedubes Mesir di Jalan Teuku Umar, Menteng Jakarta Pusat.

Saat berita ini diturunkan, massa sedang mengerumuni Kedubes Mesir sambil meneriakkan tuntutan mereka.

Aksi unjuk rasa yang dimotori oleh Komnas KDM (Kemanusiaan dan Demokrasi Mesir) ini menyerukan dipulihkannya kedaulatan rakyat Mesir sekaligus menolak hukuman mati terhadap Presiden Mesir Terpilih Muhammad Mursi. Demikian tegas Suhartono, Sekretaris Jenderal Komnas KDM.

Keprihatinan terhadap kondisi Mesir tidak hanya ditunjukkan oleh bangsa Indonesia seperti yang terjadi siang ini, melainkan juga oleh banyak negara lain, seperti Malaysia, Turki, Saudi Arabia, dan Qatar, dengan berbagai cara. Tak heran, pasalnya akhir-akhir ini di Mesir terjadi sejumlah eksekusi, baik yang melalui persidangan cacat maupun yang tanpa proses peradilan, di samping kian banyaknya Korban sipil yang berjatuhan ataupun hilang. Belum lagi kondisi perekonomian Mesir yang melorot drastis sejak bercokolnya rezim kudeta militer si As-Sisi.

Sejumlah orasi disimak baik-baik oleh para demonstran secara silih berganti, dimulai dari Suripto, SH selaku Ketua Umum Komnas KDM, hingga Ketua Solidaritas Pelajar dan Mahasiswa untuk Kemanusiaan Ahmad Hidayat. Setelah semangat massa dikobarkan oleh orasi yang berapi-api, ternyata ada pula happening art aksi teaterikal "Kudeta Berdarah di Mesir" yang menarik perhatian sekaligus meredakan ketegangan mereka.

Aksi damai ini rencananya baru akan diakhiri pada pukul 15.00 wib nanti. Tentu saja ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pengunjuk rasa yang tengah berpuasa di bawah terik matahari kemarau Jakarta. Namun, tampaknya rasa solidaritas mereka pada sesama Muslim yang sedang tertindas di Mesir mengalahkan rasa dahaga dan lapar mereka. (dgon/infoislami)

author
No Response

Leave a reply "Kedubes Mesir di Indonesia Diguncang Ribuan Massa Anti Tirani"