Kemunafikan

No comment 423 views
Bunga (7-themes)

Bunga (7-themes)

InfoislamiAkhir-akhir ini suara sumbang orang-orang munafik terdengar semakin kencang di seantero dunia Islam. Untuk mendukung agenda dan propagandanya mereka menerbitkan majalah berkala, mengadakan seminar-seminar yang penuh dengan gugatan terhadap Islam dan mendirikan jaringan-jaringan.

Mereka benar-benar telah menguasai media massa, sehingga dengan mudah menghembuskan opini-opini yang penuh kontroversi, sebagaimana banyak kita saksikan di sana-sini.

Keberadaan kaum munafik di tengah kaum Muslimin bukanlah hal yang baru. Mereka telah menjadi musuh yang paling licik dan paling jahat sejak kemunculan Islam dengan diutusnya Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.

Mereka secara simultan merancang tindakan makar dan kriminal, lalu melakukannya dengan sangat rapi.

Allah Ta’ala telah menyebutkan ciri-ciri utama kaum munafik ini secara gamblang dalam 37 ayat Al-Qur`an. Bahkan, ada satu surat dengan nama ‘Al-Munafiquun’. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam pun banyak menyinggung karakter mereka dalam hadits-haditsnya sehingga mereka dapat dilihat dengan jelas.

Karena perlawanan antara kebenaran dan kebatilan akan terus berlangsung sampai Hari Kiamat, maka kita dapat mengidentifikasi orang-orang munafik yang menjadi agen kerusakan tersebut, sejak generasi munafik pertama sampai generasi munafik yang ada sekarang ini, mengingat karakter mereka sama, seakan diwariskan secara turun-temurun.

Allah Ta’ala berfirman mengenai karakter dasar mereka, “Dan apabila engkau melihat mereka, tubuh mereka mengagumkanmu. Dan jika mereka berkata, engkau mendengarkan tutur katanya. Mereka seakan-akan kayu yang tersandar.” (QS. Al-Munaafiquun: 4)

Sungguh banyak sekali orang yang terpukau dengan gaya pembicaraan mereka, terpengaruh opini mereka dan tidak sedikit yang mengantri produk sesat mereka.

Orang-orang munafik itu telah berhasil menipu mereka, dengan cara membungkus kebatilannya dengan jargon reformasi dan perbaikan, seperti Fir’aun yang mengomentari kegiatan dakwah Nabi Musa Alaihissalam dengan berkata- sebagaimana firman Allah Ta’ala-, “Sesungguhnya aku khawatir dia akan menukar agamamu atau menimbulkan kerusakan di bumi.” (QS. Al-Mu`min: 26)

Namun yang membuat kita terkejut adalah jumlah mereka yang bisa dihitung dengan jari. Mereka sangat sedikit sekali, tetapi mereka dapat merusak dan merubah masyarakat yang beradab menjadi masyarakat hedonis, permisif dan bejat. (yr/infoislami)

author
No Response

Leave a reply "Kemunafikan"