Kisah Al-Jassasah, Mata-mata Dajjal (2)

lautan (merdeka)

lautan (merdeka)

Infoislami - Tamim Ad-Dari berkata, “Ketika ia menjelaskan kepada kami tentang laki-laki itu, kami pun terkejut karena kami mengira bahwa ia adalah setan.

Lalu kami segera berangkat sehingga kami memasuki rumah (gua) tersebut, di sana terdapat seorang manusia yang paling besar (yang tidak pernah kami lihat sebelumnya) dalam keadaan terikat sangat kuat.

Kedua tangannya terikat ke pundaknya, serta antara dua lutut dan kedua mata kakinya terbelenggu dengan besi.”

Kami berkata, “Celaka, siapakah kamu ini?”

Ia menjawab, “Takdir telah menentukan bahwa kalian akan menyampaikan informasi kepadaku, maka kabarkanlah kepadaku siapakah kalian ini?”

Mereka menjawab, “Kami adalah orang-orang Arab yang berlayar dengan sebuah kapal, tiba-tiba kami menghadapi sebuah laut yang berguncang, lalu kami terombang-ambing di tengah laut selama satu bulan, dan teradamparlah kami di pulau ini.

Lalu kami duduk di tempat yang terdekat dengan kapal, kemudian kami masuk pulau ini, maka kami bertemu dengan seekor binatang yang sangat banyak bulunya yang tidak dapat diperkirakan mana ekor dan mana kepalanya karena banyak bulunya.

Maka kami berkata, “Celaka, apakah kamu ini?”

Ia menjawab, “Saya adalah Al-Jassasah.”

Kami bertanya, “Apakah Al-Jassasah itu?”

Tanpa menjawab pertanyaan kami, ia berkata,

“Wahai orang-orang, lihatlah seorang laki-laki yang berada di rumah (gua) terpencil itu. Sesungguhnya ia sangat ingin mendengarkan informasi dari kalian!”

Lalu kami segera menuju tempat kamu ini dan kami terkejut bercampur takut karena mengira bahwa ia adalah setan.”

Laki-laki besar yang terikat itu mengatakan, “Beritakanlah kepada saya tentang pohon-pohon kurma yang ada di daerah Baisan (Yordania)?”

Kami bertanya, “Apa yang ingin kamu ketahui tentangnya?”

Ia berkata, “Saya menanyakan apakah pohon-pohon kurma itu berbuah?”

Kami menjawab, “Ya.”

Ia berkata, “Adapun pohon-pohon kurma itu maka hampir saja tidak akan berbuah lagi.”

Kemudian ia mengatakan, “Beritakanlah kepadaku tentang danau Tiberia.”

Mereka berkata, “Apa yang ingin kamu ketahui tentangnya?”

Ia bertanya, “Apakah ia masih tetap berair?”

Mereka menjawab, “Airnya masih banyak.”

Ia berkata, “Adapun airnya, maka hampir saja akan habis.”

author
No Response

Leave a reply "Kisah Al-Jassasah, Mata-mata Dajjal (2)"