Kisah Al-Jassasah, Mata-mata Dajjal

No comment 597 views
lautan (merdeka)

lautan (merdeka)

Infoislami - Diriwayatkan dari Amir bin Syarahil Asy-Sya’bi, bahwa ia pernah bertanya kepada Fathimah binti Qais Radhiyallahu Anha,

“Beritakanlah kepadaku sebuah hadits yang pernah engkau dengar dari Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam, dan janganlah engkau beritakan kepada orang lain.’

Fathimah menjawab, ‘Jika engkau berkehendak, saya akan memberitahukannya kepadamu.’

Amir berkata, ’Tentu aku sangat ingin mengetahuinya, beritakanlah kepadaku.’

Fathimah berkata, ‘Suatu hari aku mendengar suara muadzin Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam untuk melaksanakan shalat berjamaah, maka aku pun berangkat ke masjid dan shalat bersama Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam.

Aku shalat pada shaf wanita yang ada di belakang kaum laki-laki. Ketika shalat sudah selesai, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam duduk di mimbar sambil tersenyum, lalu beliau bersabda,

Hendaklah setiap orang tetap berada di tempat shalatnya.”

Kemudian beliau bertanya, “Tahukah kalian kenapa aku mengumpulkan kalian?

Para shahabat menjawab, “Hanya Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui.”

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

“Demi Allah, sesungguhnya aku mengumpulkan kalian bukanlah untuk suatu kabar gembira atau kabar buruk, akan tetapi aku mengumpulkan kalian karena Tamim Ad-Dari, yang dahulunya seorang laki-laki pemeluk agama Nasrani kini telah memeluk Islam dan berbai’at kepadaku.

Ia telah mengatakan sesuatu yang pernah aku katakan kepada kalian tentang Al-Masih Dajjal.

Ia mengisahkan perjalanannya kepadaku bahwa ia berlayar dengan sebuah kapal laut bersama 30 orang laki-laki dari kabilah Lakham dan Judzam.

Kemudian mereka terombang-ambing oleh ombak selama satu bulan.

Hingga mereka terdampar di sebuah pulau di tengah laut di daerah tempat terbenamnya matahari. Lalu mereka istirahat di suatu tempat yang dekat dengan kapal.

Kemudian, mereka mendarat di pulau tersebut dan bertemu dengan seekor binatang yang berbulu lebat, sehingga mereka tidak dapat memperkirakan mana ekornya dan mana kepalanya, karena tertutup oleh bulunya yang terlalu banyak.

Mereka berkata, “Celaka, dari jenis apakah kamu ini.”

Ia menjawab, “Saya adalah Al-Jassasah.”

Mereka bertanya, ”Apakah Al-Jassasah itu?”

Tanpa menjawab pertanyaan mereka, lalu ia berkata, ”Wahai orang-orang, lihatlah seorang laki-laki yang berada di rumah (gua) terpencil itu. Sesungguhnya ia sangat ingin mendengarkan informasi dari kalian!”

author
No Response

Leave a reply "Kisah Al-Jassasah, Mata-mata Dajjal"