Meraih Keberkahan

No comment 603 views

berkahinfoislami - Di antara hal yang diharapakan seorang muslim di dunia ini adalah keberkahan dalam hidupnya. Berkah pada umur, rezeki, keluarga, anak dan lainnya. Berikut adalah pembahasan tentang keberkahan yang dikutip dari tulisan Dr. Amin bin Abdullah Asy-Syaqawi.

Definisi Al-barakah menurut Ar-Raghib adalah tetapnya kebaikan ilahi pada sesuatu.

Allah Ta’ala berfirman,

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِمْ بَرَكَاتٍ مِنَ السَّمَاءِ وَالأرْضِ

“Dan sekiranya penduduk negeri beriman dan bertakwa, pasti Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi.” (QS. Al-A’raf: 96)

Dinamakan demikian karena tetapnya kebaikan pada sesuatu tersebut seperti tetapnya air di dalam kolam. Sedangkan yang dimaksud dengan yang diberkahi yaitu apa yang ada di dalamnya berupa kebaikan.

Ibnu Al-Qayyim Rahimahullah berkata, “Berkah mengandung hakikat atas tetapnya sesuatu. Di antaranya yaitu seperti perkataan, Baraka Al-Ba’iru yang artinya unta itu duduk (menetap diatas tanah) demikian juga dengan kata Al-Mabrak yang artinya tempat menetap.

Penulis kitab Ash-Shihah berkata, “Segala yang menetap dan bermukim maka ia dapat dikatakan Baraka (telah menetap), demikian juga dengan kata Al-Birkah yang artinya kolam air.

Al-Jauhari berkata, “Dinamakan demikian karena itu adalah tempat menetapnya air. Dan juga kata Al-Buraka yang artinya tetap di dalam peperangan dan kesungguhan.

Dalam bahasa Arab berkah bermakna tetapnya sesuatu, dan bisa juga bermakna bertambah atau berkembangnya sesuatu. At-Tabriik adalah mendoakan seseorang agar mendapatkan keberkahan, di dalam Al-Qur`an disebutkan,

أَنْ بُورِكَ مَنْ فِي النَّارِ

“Telah diberkahi orang-orang yang berada di dekat api.” (QS. An-Naml: 8)

Demikian juga dengan firman Allah Ta’ala,

تَجْرِيْ بِأَمْرِهِ إِلَى الْأَرْضِ الَّتِي بَارَكْنَا فِيْهَا

“Yang berhembus dengan perintahnya ke negeri yang Kami beri berkah padanya. (QS. Al-Anbiya`: 81)

Di dalam hadits disebutkan,

وبَارِكْ لِيْ فِيْمَا أعْطَيْتَ

“Berkahilah terhadap apa yang telah Engkau berikan kepadaku.”

Demikian juga dengan ucapan Abdurrahman bin Auf kepada Sa’ad bin Ar Rabi’i Radhiyallahu Anhuma,

بَارَكَ اللهُ لَكَ فِي أَهْلِكَ وَ مَالِكَ

“Semoga Allah memberkahi keluarga dan hartamu.”

Perkataan, Al-Mubaarak memiliki arti yang telah diberkahi oleh Allah Ta’ala, sebagaimana perkataan Isa Al-Masih Alaihissalam,

وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ

“Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkahi di mana saja aku berada.” (QS. Maryam: 31)

Allah Ta’ala berfirman,

وَهَذَا كِتَابٌ أَنْزَلْنَاهُ مُبَارَكٌ

Dan ini (Al-Qur'an), Kitab yang telah Kami turunkan dengan penuh berkah.” (QS. Al-An’am: 92)

Serta firman-Nya,

كِتَابٌ أَنزلْنَاهُ إِلَيْكَ مُبَارَكٌ

Kitab (Al-Qur'an) yang Kami turunkan kepadamu penuh berkah.” (QS. Shad: 29)

Kitab Al-Qur`an memang lebih berhak untuk diberi keberkahan dari pada selainnya karena banyaknya kebaikan dan juga manfaat di dalamnya, sementara Allah dikatakan baginya “Tabaarak” Mahasuci dan tidak dikatakan baginya “Mubaarok” yang diberkahi.

Ibnu Al-Atsir berkata di dalam penjelasannya terhadap hadits shalawat atas Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam,

}َارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ

“Dan berkatilah kepada Nabi Muhammad beserta keluarganya, sebagaimana Engkau memberkati Nabi Ibrahim beserta keluarganya.”

Maksudnya, teguhkanlah baginya dan tetapkanlah atas apa yang telah Engkau beri kepadanya berupa kemuliaan dan karunia. Itu diambil dari kata Baraka Al-Ba’iiru yang artinya unta itu duduk (menetap diatas tanah), demikian juga berkah dapat diartikan bertambah. Namun kata asalnya adalah menurut pengertian yang pertama.

Ibnu Al-Qayyim Rahimahullah berkata, “Doa keberkahan ini mengandung arti pemberian kebaikan terhadap apa yang telah diberi pada keluarga Ibrahim. Maksud keberkahan tersebut adalah langgengnya kebaikan dan berlipatganda atau bertambahnya kebaikan. Inilah hakikat keberkahan.”

Dengan demikian menjadi jelaslah bahwa keberkahan adalah langgeng dan berlipatgandanya kebaikan atau banyak dan bertambahnya kebaikan, bahkan bisa bermakna kedua-duanya.


author
No Response

Leave a reply "Meraih Keberkahan"