Musabaqah Hafalan Quran dan Hadis tingkat ASEAN dan Pasifik cetak generasi Qurani

hafidzinfoislami - JAKARTA –Sekitar 112 peserta dari 17 negara mulai bertanding besok, Selasa (2/5) dalam ajang Musabaqah Hafalan Quran dan Hadis (MHQH) tingkat Negara-negara ASEAN, Pasifik, Asia Timur dan Tengah ke-8 di masjid Istaqlal Jakarta yang akan berlangsung hingga tanggal 4 Mei akan datang.

Dalam rilis yang diterima Redaksi Islamic Geographic, Ahad (30/4), Pangeran Arab Saudi Faisal bin Sultan bin Abdul Aziz, Sekertaris Jenderal Yayasan Sultan bin Abdul Aziz Alu Suud Foundation mengungkapkan bahwa MHQH ini memiliki sejumlah tujuan di antaranya adalah menguatkan nilai-nilai dan prinsip agung yang ada dalam Al-Quran dan Sunnah.

Dan yang lebih penting, lanjut Pangeran Faisal adalah mencetak generasi Qurani yang akan berkontribusi di tengah-tengah masyarakat.

“MHQH ini telah mewujudkan berbagai tujuan mulia, yang paling utama adalah melahirkan generasi penghapal Kitabullah yang in sya Allah akan berkontribusi menguatkan ajaran Islam yang lurus di tengah masyarakat, MHQH juga memberikan aspek baru dalam menjaga sumber hukum Umat Islam yaitu mengutakan nilai-nilai agung dan prinsi-prinsip agung yang dibawah oleh dua sumber hukum tersebut (Al-Quran dan Sunah) di benua Asia”. Ungkap Pangeran Faisal.

Pangeran Faisal juga menyebut MHMQ sebagai salah satu program unggulan Yayasan Sultan bin Abdul Aziz Alu Suud di bidang budaya dan agama.

“Musabaqah ini adalah salah satu bentuk dari bentuk inisiatif kebajikan yang telah diletakkan oleh Pangeran Sultan bin Abdul Aziz, sebagai bentuk perhatiannya berkhidmat pada Kitabullah, beramal menerapkan Sunah Nabi yang mulia sebagai sistem hidup. Dan Yayasan Sultan bin Abdul Aziz membangun Musabaqah ini juga memenuhi segala pondasinya agar terus kontinyu dan sukses, karena dianggap sebagai jembatan penghubung di antara kaum muslimin di berbagai negara di dunia”.

Pangeran Faisal juga mengucapkan terima kasih dan penghormatan kepada Presiden Republik Indonesia dan seluruh lembaga yang telah berkontribusi dalam mensukseskan Musabaqah ini, juga peran Kementerian Urusan Islam, Dakwah dan Irsyad Kerajaan Arab Saudi dan Menteri Agama RI, Kantor Urusan Agama Kedutaan Arab Saudi di Jakarta.

Terakhir Pangeran Faisal mengatakan bahwa Musabaqah ini adalah wujud perhatian Kerajaan Arab Saudi dalam berkhidmat pada Al-Quran dan Sunnah Nabawiyah.

Musabaqah ini terdiri dari lima cabang lomba. Kelima cabang lomba tersebut adalah cabang hafalan Alquran 30 juz, cabang 20 juz, cabang 15 juz, cabang 10 juz, dan cabang hafalan hadis.

Sejumlah hadiah berharga telah dipersiapkan untuk para pemenang yang masuk tiga besar di setiap cabang perlombaan, para pemenang juga diberikan kesempatan melakukan ibadah haji.

Musabaqah Hafalan Quran dan Hadis ASEAN, Pasifik, Asia Timur dan Tengah ini akan ditutup Kamis 4 Mei besok akan dihadiri oleh Presiden Jokowi dan Pangeran Khalid bin Sultan bin Abdul Aziz, Ketua Dewan Pembina Yayasan Sultan bin Abdul Aziz Alu Suud dan Duta Besar Arab Saudi  di Indonesia, Usamah Bin Muhammad Asyaibi.

Sebelumnya MHQH Pangeran Sulthan Bin Abdul Aziz Alu Suud tingkat Nasional digelar di Jakarta, 13-16 Maret 2017. MHQH Pangeran Sulthan Bin Abdul Aziz Alu Suud IX itu diikuti 160 peserta kategori laki-laki dan 30 peserta kategori wanita. (sumber: islamicgeo.com)

author
No Response

Leave a reply "Musabaqah Hafalan Quran dan Hadis tingkat ASEAN dan Pasifik cetak generasi Qurani"