Nama-nama Bulan Rajab dan Hukum yang Terkait Dengannya

bulansabit1Infoislami - Sebuah pendapat mengatakan bahwa bulan Rajab ini memiliki empat belas sebutan:

  1. Syahrullah (bulan Allah).

Dalam hal ini telah diriwayatkan sebuah hadits lemah, silakan merujuk Dha’if Al-Jami’ (3094).

  1. Rajab.
  2. Rajab Mudhar.
  3. Munshilul Asinnah (waktu keluarnya mata pedang dari tempatnya).
  4. Al-Asham (tuli).

Al-Asham, karena pada bulan tersebut tidak terdengar dentingan senjata, orang-orang jahiliyah menamakan Rajab dengan julukan Syahrullah Al-Asham (bulan yang tuli).

  1. Al-Ashab.
  2. Munaffis.
  3. Muthahhir.
  4. Ma’la.
  5. Muqim.
  6. Haram.
  7. Muqasyqisy.
  8. 1 Mubri`u.
  9. Fard.

Pendapat lain mengatakan bahwa Rajab memiliki tujuh belas nama, yaitu nama-nama di atas ditambah dengan:

  1. Rajm.
  2. Munshil Alah (tombak).
  3. Manzi’ Al-Asinnah.

Banyak sekali hukum yang berkaitan dengan bulan Rajab ini, di antaranya hukum yang berlaku pada masa jahiliyah.

Para ulama berselisih pendapat, apakah hal tersebut tetap berlaku setelah Islam datang, seperti peperangan –telah disebutkan sebelumnya– begitu pula sembelihan, karena semasa jahiliyah, orang-orang kafir menyembelih sembelihan yang mereka namakan Al-‘Atirah.

Para ulama berbeda pendapat mengenai hukumnya dalam Islam, mayoritas ulama berpendapat bahwa Islam telah membatalkan hukum ini.

Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu meriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

لاَ فَرَعَ وَلاَ عَتِيْرَةَ

“Tidak ada fara’, tidak pula atirah.” (Muttafaq Alaih)

Ada pula yang berpendapat bahwa hal tersebut tetap dianjurkan seperti yang dikemukakan Ibnu Sirin.

Hal ini juga diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari penduduk Bashrah dan sekelompok ahli hadits dari kalangan ulama khalaf menguatkan pendapat ini. Hanbal juga menukil hal yang sama dari Imam Ahmad.

Mikhnaf bin Sulaim Al-Ghamidi meriwayatkan bahwasanya Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda ketika di Arafah,

إِنَّ عَلَى كُلِّ أَهْلِ بَيْتٍ فِي كُلِّ عَامٍ أُضْحِيَّةً وَعَتِيْرَةً وَ هِيَ الَّتِي يُسَمِّيهَا النَّاسُ الرَّجَبِيَّةَ

“Sesungguhnya setiap penghuni rumah pada setiap tahun memiliki kurban dan persembahan, yang mereka namakan Ar-Rajabiyah.” (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa`i, dan Ibnu Majah).

(yr/infoislami)

Tags:
author
No Response

Leave a reply "Nama-nama Bulan Rajab dan Hukum yang Terkait Dengannya"