PBNU Menolak Keras Ide Ahok Legalkan Prostitusi

pbnuInfoIslami - JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menolak keras wacana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, yang akan melegalkan prostitusi di wilayah yang dipimpinnya.

“(Legalisasi prostitusi) itu sama saja dengan melegalkan perzinaan,” ujar Ketua Umum PBNU KH. Said Aqil Siroj di Jakarta, Senin (27/4/2015).

Dijelaskan oleh Kiai Said, perzinaan, pembunuhan, pencurian, minuman keras, termasuk narkotika dan obat-obatan terlarang, adalah hal-hal yang larangannya sudah jelas disebutkan di dalam Alquran dan Hadist.

“Jadi berbeda dengan permasalahan sosial lain yang masih bisa dicarikan solusi melalui ijma’, qiyas, dan pembahasan-pembahasan lain dalam kaidah fiqih,” lanjut Kiai Said.

Ditanya mengenai solusi mengatasi prostitusi, khususnya di Jakarta, Kiai Said salah satunya meminta agar hukum dalam hal ini diterapkan dengan baik dan benar. Maraknya prostitusi disebut salah satunya akibat penanganan setengah-setengah oleh aparat penegak hukum.

“Yang membuat undang-undangnya, penegak hukumnya, semua jangan setengah-setengah. PSK-nya, mucikarinya, penyedia tempatnya, bahkan kalau ada penegak hukum yang ternyata terlibat, ya dihukum sesuai aturan yang berlaku, saya rasa itu bisa mengurangi prostitusi,” jelas kiai penyandang gelar akademik profesor di bidang tasawuf.

Solusi lain untuk mengatasi prostitusi, masih kata Kiai Said, adalah faktor ekonomi dan moralitas yang dibenahi secara serius. “Sedini mungkin aspek moral harus ditanamkan, terutama dalam lingkungan keluarga. Kalau moral bagus, Insya Allah ekonomi juga akan bagus, dan orang tidak akan terjerumus dalam hal-hal negatif,” pungkasnya. (okezone/NOK/InfoIslami)

author
No Response

Leave a reply "PBNU Menolak Keras Ide Ahok Legalkan Prostitusi"