Pijakan Kaki Jama’ah Haji Menghasilkan Energi

Image processed by CodeCarvings Piczard ### FREE Community Edition ### on 2015-05-05 01:48:05Z |  | ÿ¨¯®ÿ­¶µÿ§±²ÿÜ#š

telapak kaki para jama'ah menginjak lantai marmer di Masjidil Haram yang menghasilkan tenaga listrik

InfoIslami - Saudi Arabia . Dua mahasiswa Jurusan teknik Islamic University - Saudi Arabia, yaitu Muhammad Abdul Qadir dan Muhammad Atho Al-Shufy menemukan teknik khusus untuk menghasilkan tenaga listrik dengan cara Piezoelektrik (adalah suatu kemampuan yang dimiliki sebagian kristal maupun bahan-bahan tertentu lainnya yang dapat menghasilkan suatu arus listrik jika mendapatkan perlakuan tekanan) dari bawah lantai dalam Masjidil Haram .

Muhammad Abdul Qadir dalam Jumpa Persnya mengatakan : “ telah selesai uji coba Piezoelektrik dari bawah lantai marmer yang ada di dalam Masjidil Haram, dan dari sini marmer mengeluarkan dorongan atau tekanan yang berskala kecil akan tetapi berkapasitas tinggi, dan ketika orang-orang bertawaf atau berkeliling Ka’bah menginjak lantai marmer maka marmer atau keramik mengalami tekanan dan menghasilkan gelombang yang intens melewati kabel yang terhubung dengan Router ( Router berfungsi sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan untuk meneruskan data dari satu jaringan ke jaringan lainnya ) , yang kemudian menjadi aliran konstan melalui kabel yang terhubung dengan beterai yang digunakan untuk menyimpan energy dan kemudian melewati kondensor ( alat listrik ) , setelah itu dicabut ketika daya telah mencapai 110-220 sesuai daya yang diinginkan, dan setelahnya terhubung dengan perangkat listrik yang akan digunakan “.

Sedangkan temannya Muhammad Al-Shufy mengatakan : “ di Stasiun Shibuya Tokyo, orang Jepang menggunakan Piezoelektrik dari kertas yang hanya menghasilkan energy yang lebih kecil dibandingkan dengan Piezoelektrik keramik atau marmer dikarenakan marmer mempunyai lapisan yang lebih banyak ketimbang kertas, begitu pula keramik lebih awet ketimbang jenis kertas yang digunakan, kemudian dari segi struktur kimiawinya marmer juga lebih unggul “.

Menurut keduanya bahwa , “ temuan mereka dapat berkontribusi dan membantu menghasilkan energi dari proses mengelilingi atau tawaf para Jemaah haji dan umroh, sehingga perusahan pembangkit listrik bisa menghemat penggunaan bahan bakar yang diperlukan sekaligus ramah lingkungan “.
Menurut data yang dihimpun setiap tahunnya ada sekitar 15 juta orang yang shalat di Masjidil Haram. (Zulkifli Marsaoly)

No Response

Leave a reply "Pijakan Kaki Jama’ah Haji Menghasilkan Energi"